Rabu, 23 November 2016

Tulisan Untukmu, Jodohku di Masa Depan

 


Teruntuk jodohku di masa depan..

Sebelumnya, aku ingin bercerita tentang aku yang sebelumnya tak pernah bertemu dengan jodohku. Di masa depan,  aku mungkin akan selalu menatap matamu dan berbisik, jodohku benar-benar ada. Hari ini, detik ini, dan tahun ini yang sudah menuakanku, aku masih menyandang status jomblo dalam diriku. Ada beberapa temanku yang kerap kali memanggilku dengan sebutan 'Mblo' sebagai bahan bercandaan kita semua. 

Aku terhipnotis panggilan jomblo

Boleh aku jujur? Aku sudah memasukkan status jombloku selama puluhan tahun itu ke dalam pikiranku. Aku selalu menyalahkan diriku sendiri yang tak memiliki hal-hal yang menarik dalam diriku. Aku tidak cantik, aku tidak manis, aku tidak tingg, aku tidak langsing. Aku hanya perempuan biasa. Namun setelah itu aku sadar, laki-laki yang baik tidak melihat diriku dari penampilan fisikku saja. Aku tenang. 

Aku mulai memperbaiki diri

Hari itu tiba, saat aku mulai memutar otakku, merubah pola pikirku yang terjerat depresi kata jomblo, untuk memperbaiki diriku. Temanku bilang, dia sedang mencoba memperbaiki dirinya untuk jodohnya yang juga sedang mempersiapkan diri untuknya di masa depan. Aku turut meng- copy apa yang dia pikirkan. Aku tak lagi memikirkan status jombloku selama bertahun-tahun itu karena aku yakin, dengan aku yang mulai memperbaiki diriku untuk menjadi lebih baik, kamu akan datang dengan sendirinya. Karena sekali lagi, untuk jodohku, seseorang yang akan menerimaku dengan ikhlas, juga pasti sedang mempersiapkan diri menjadi lebih baik untukku. Kita sama-sama sedang mempersiapkan diri. 

Ingat Bela, jomblo akan pergi dengan sendirinya ketika kita memang sudah siap dengan jodoh kita nantinya.


 
Share:

0 komentar:

Posting Komentar