Teruntuk jodohku di masa depan..
Sebelumnya,
aku ingin bercerita tentang aku yang sebelumnya tak pernah bertemu dengan
jodohku. Di masa depan, aku mungkin akan
selalu menatap matamu dan berbisik, jodohku benar-benar ada. Hari ini, detik
ini, dan tahun ini yang sudah menuakanku, aku masih menyandang status jomblo
dalam diriku. Ada beberapa temanku yang kerap kali memanggilku dengan sebutan 'Mblo'
sebagai bahan bercandaan kita semua.
Aku terhipnotis panggilan jomblo
Boleh aku jujur? Aku sudah memasukkan status jombloku
selama puluhan tahun itu ke dalam pikiranku. Aku selalu menyalahkan diriku
sendiri yang tak memiliki hal-hal yang menarik dalam diriku. Aku tidak cantik,
aku tidak manis, aku tidak tingg, aku tidak langsing. Aku hanya perempuan biasa.
Namun setelah itu aku sadar, laki-laki yang baik tidak melihat diriku dari
penampilan fisikku saja. Aku tenang.
Aku mulai memperbaiki diri
Hari itu tiba, saat aku mulai memutar otakku, merubah pola
pikirku yang terjerat depresi kata jomblo, untuk memperbaiki diriku. Temanku
bilang, dia sedang mencoba memperbaiki dirinya untuk jodohnya yang juga sedang
mempersiapkan diri untuknya di masa depan. Aku turut meng- copy apa yang
dia pikirkan. Aku tak lagi memikirkan status jombloku selama bertahun-tahun itu
karena aku yakin, dengan aku yang mulai memperbaiki diriku untuk menjadi lebih
baik, kamu akan datang dengan sendirinya. Karena sekali lagi, untuk jodohku,
seseorang yang akan menerimaku dengan ikhlas, juga pasti sedang mempersiapkan
diri menjadi lebih baik untukku. Kita sama-sama sedang mempersiapkan diri.
Ingat Bela, jomblo akan pergi dengan sendirinya ketika kita
memang sudah siap dengan jodoh kita nantinya.
0 komentar:
Posting Komentar